"Membangun “Generation of Transformers” (Generasi Pengubah) yaitu Generasi Muda GBI yang menjadi Pemimpin di tujuh bidang kehidupan"

Berita Utama

Berita Kegiatan, Informasi Kegiatan yang telah berlangsung, Pengumuman, Lowongan Pekerjaan, dan sebagainya

Selengkapnya

Even Mendatang

Informasi Even Mendatang, KKR, Kebaktian, Acara, Ibadah, Seminar, Workshop, Rapat Kerja, Simposium, Pelatihan, Training, dan sebagainya.

Selengkapnya

Renungan Harian

baruKumpulan renungan harian, khotbah, dan kesaksian yang membawamu lebih dekat dengan seorang pribadi yaitu Tuhan Yesus.

Selengkapnya

Artikel Umum

Kumpulan artikel-artikel yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang kehidupan secara umum maupun kekristenan.

Selengkapnya

Hirarki Kepengurusan

Struktur kepengurusan DPA GBI dibagi dalam 5 bagian yakni Pengurus Pusat (PP), Pengurus Daerah (PD), Pengurus Wilayah (PW), Pengurus Sektor (PS) dan Pengurus Lokal/Komisi Pemuda dan Anak (KPA). Kelima bagian kepengurusan ini akan dijelaskan dengan rinci seperti di bawah ini.

GBI DPA management structure is divided into 5 (five) part of the Central Board (PP), Province Board (PD), Regional Board (PW), Sector Board (PS) and Local Board / Commission on Youth and Children (KPA). The fifth part of this management will be explained in detail as below.

1. PENGURUS PUSAT - PP DPA GBI

Pengurus Pusat Departemen Pemuda dan Anak disebut dengan PP DPA GBI. Adalah organisasi yang melakukan koordinasi pembinaan dan pelayanan Anak, Remaja, Pemuda, dan Dewasa Muda GBI di seluruh Indonesia bahkan luar negeri. Departemen ini dipimpin oleh seorang Ketua yang dipilih dan disahkan melalui Kongres Nasional DPA GBI. Masa jabatan Pengurus Pusat DPA GBI adalah dari satu Kongres Nasional ke Kongres Nasional berikutnya, selama periode waktu 4 tahun.

Di dalam kepengurusan pusat DPA GBI, kepengurusan dibagi dua bagian yakni Pengurus Lengkap Pusat (PLP) dan Pengurus Pusat (PP). PLP terdiri dari Pengurus Pusat, Ketua Pengurus Daerah (KPD) dan Ketua Pengurus Wilayah (KPW). Sedangkan Pengurus Pusat terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara, dan Wakil Bendahara, serta Staf Biro-biro Kategorial , Biro-biro Program dan Staf Biro-biro Penunjang. Dalam tugasnya sehari-hari Ketua PP DPA adalah merupakan staf BPH GBI.

Kepengurusan DPA GBI dibawah pimpinan seorang Ketua Pengurus Pusat pada dasarnya bertugas menjalankan hasil-hasil keputusan Kongres Nasional DPA GBI, untuk periode empat tahun berjalan.

Central Board of Youth and Children's Departement called PP DPA GBI. Is the organization that coordinates the development and service of Children, Teens, Youth, and Young Adults GBI throughout Indonesia and even overseas. The department is headed by a Chairman who is selected and approved by the National Congress DPA GBI. Term of office of the Executive Committee of the DPA GBI is the National Congress of the National Congress to the next, over a period of 4 years.

In the center of the DPA GBI management, management is divided into two parts namely the Full Governing Center (PLP) and the Central Board (PP). PLP consists of the Central Board, Chairman of the Province Board (KPD) and the Chairman of the Regional Board (KPW). While the Central Board consists of a Chairman, Vice Chairman, Secretary, Deputy Secretary, Treasurer, and Vice-Treasurer, as well as staff Categorical bureaus, Program bureaus and Support bureaus. In day-to-day duties DPA Chairman PP is a staff BPH GBI.

Stewardship under the leadership of a GBI DPA Chairman Central Board basically in charge of running the results of the decision of the National Congress of DPA GBI, for a period of four years running.

HAK DAN KEWAJIBAN PP DPA GBI

Sebagai organisasi yang membawahi seluruh KPA-KPA GBI lokal di seluruh Indonesia, maka PP DPA GBI mempunyai hak dan kewajiban.

Hak PP DPA GBI antara lain:

  1. Berhak mendapatkan arahan dan dukungan dari Badan Pekerja Harian (BPH) Gereja Bethel Indonesia.
  2. Berhak mendapatkan dukungan dari seluruh Badan Pekerja Daerah (BPD) GBI, yang berada di Indonesia maupun Luar Negeri.
  3. Berhak menerima iuran bulanan yang besarnya sepersepuluh dari kolekte KPA GBI (Komisi Anak, Komisi Remaja, Komisi Pemuda, dan Komisi Dewasa Muda) selama satu bulan, dan persembahan khusus dari setiap KPA-KPA GBI.
  4. Berhak mendapatkan dukungan dari KPA GBI dalam melaksanakan programnya sesuai dengan keputusan-keputusan Kongres Nasional DPA GBI.
  5. Berhak menyelenggarakan acara-acara khusus di daerah-daerah atau wilayah-wilayah, dengan dukungan PD DPA GBI atau PW DPA GBI setempat.

Sedangkan kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan oleh PP DPA GBI adalah:

  1. Menyampaikan laporan dan pertanggungjawaban kepada BPH GBI dalam sidang MPL (Majelis Pekerja Lengkap).
  2. Menyenggarakan Rakernas-rakernas DPA GBI dan Kongres Nasional DPA GBI.
  3. Menyampaikan laporan dan pertanggungjawaban dalam Rakernas-rakernas DPA GBI dan Kongres Nasional DPA GBI.
  4. Melaksanakan keputusan-keputusan Kongres Nasional DPA GBI.
  5. Memberikan arahan dan dukungan kepada PD DPA GBI dalam menjalankan program daerah sesuai keputusan Kongres Nasional DPA GBI.
  6. Memberikan pelayanan kepada KPA-KPA GBI melalui PD-PD DPA GBI, PW-PW DPA GBI dan PS-PS DPA GBI.

2. PENGURUS DAERAH - PD DPA GBI

Kepengurusan DPA GBI di daerah disebut dengan Pengurus Daerah (PD). PD DPA GBI berkedudukan di daerah tingkat satu (propinsi), atau daerah yang memiliki BPD (Badan Pengurus Daerah) GBI. PD DPA GBI dipimpin oleh Ketua Pengurus Daerah (KPD) yang dipilih melalui Kongres Daerah (KD) di daerah masing-masing. Masa jabatannya adalah dari satu KD ke KD berikutnya atau selama periode waktu 4 tahun. Tugas utama PD DPA GBI adalah mengkoordinir serta melaksanakan program DPA GBI, dan merancangkan program-progam sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing. Oleh karena wilayah kerja dari PD DPA GBI meliputi berbagai wilayah-wilayah tingkat dua (Kabupaten/Kota), maka diperlukan pengkoordinasian pelayanan yang merata di seluruh daerah pelayanannya.

Pada dasarnya secara struktural dan operasional PD DPA GBI bertanggung jawab kepada PP DPA GBI, dan juga Kongres Daerah setempat. Di daerah KPD adalah merupakan staf dari BPD GBI setempat, karena itu wajib membangun hubungan yang baik serta melaporkan kegiatan-kegiatan yang sudah, sedang, dan akan dilaksanakan kepada pengurus BPD GBI di daerahnya, dan bertanggung jawab secara operasional. PD DPA GBI dalam rangka menjalankan tugas-tugasnya dalam periode yang berjalan, minimal harus melakukan program-program sebagai berikut:

  1. Rapat Kerja Daerah (Rakerda), yang diikuti oleh semua staf PD DPA GBI, Pengurus Wilayah (PW) DPA GBI, Pengurus Sektor (PS) DPA GBI, dan KPA-KPA GBI yang ada.
  2. Melaksanakan kunjungan ke berbagai daerah dalam rangka pembinaan dan pelayanan.
  3. Melaporkan setiap kegiatan yang sudah dilaksanakan kepada PP DPA GBI, baik secara periodik (semester, tahunan, dan pada akhir periode melalui Kongres Nasional DPA GBI). Laporan itu juga semestinya disampaikan kepada Ketua BPD GBI setempat, sehingga mendapat masukan bagi kemajuan pelayanan pemuda dan anak di daerah tersebut.
  4. Mempersiapkan dan menyelenggarakan Kongres Daerah setempat.

3. PENGURUS WILAYAH (PW)

Kepengurusan wilayah DPA GBI disebut dengan Pengurus Wilayah (PW) DPA GBI, berkedudukan di daerah tingkat dua atau kabupaten/kota. Wilayah pelayanan dari PW DPA GBI adalah kecamatan-kecamatan yang berada dalam cakupan pelayanan PW DPA GBI tersebut. (Pengecualian dilakukan kepada PD DPA GBI yang mempunyai sifat yang khusus, misalnya PD DPA GBI Sumba). Tugas utama PW DPA GBI adalah membantu PD DPA GBI untuk mengaplikasikan program-program pemuda dan anak di daerahnya, sebagai bagian dari pelayanan PD DPA GBI.

Dalam prakteknya PW DPA GBI, melayani langsung KPA-KPA GBI yang ada di wilayah PW DPA GBI tersebut, akibat tidak adanya Pengurus Sektor di tempat tersebut. Karena itu PW DPA GBI merupakan juga ujung tombak yang sangat perlu dipersiapkan dengan baik, sehingga semua tugas-tugas dan program yang dibebankan oleh Kongres Daerah setempat kepada PD DPA GBI, dapat terlaksana dengan baik.

4. PENGURUS SEKTOR (PS)

Pengurus Sektor (PS) DPA GBI, berkedudukan di daerah tingkat kecamatan. Wilayah pelayanan dari PS DPA GBI adalah kelurahan/desa yang tergabung dalam PS DPA GBI tersebut. (Pengecualian dilakukan kepada PD yang mempunyai sifat yang khusus). Tugas utama PS DPA GBI adalah membantu PW DPA GBI untuk mengaplikasikan program-program pemuda dan anak di sektornya, sebagai bagian dari pelayanan PW DPA GBI.

Dalam prakteknya PS DPA GBI, melayani langsung KPA-KPA GBI yang berada di wilayah pelayanan PS DPA GBI tersebut. Karena itu PS DPA GBI merupakan ujung tombak yang sangat perlu ada dan harus dipersiapkan dengan baik, sehingga semua tugas-tugas dan program yang dibebankan oleh Kongres Daerah setempat kepada PD DPA GBI, dapat terlaksana dengan baik.

5. PENGURUS LOKAL (Komisi Pemuda dan Anak/KPA)

Pengurus lokal DPA GBI disebut dengan Komisi Pemuda dan Anak (KPA) GBI. KPA GBI berkedudukan di gereja lokal setempat (jemaat GBI). KPA GBI dipimpin oleh seorang Ketua KPA yang membawahi komisi-komisi di GBI setempat yakni Komisi Anak, Komisi Remaja, Komisi Pemuda, dan Komisi Dewasa Muda. Setiap komisi dikoordinasikan (dipimpin) oleh seorang Ketua Komisi. Tugas utama Ketua KPA adalah mengkoordinasikan, merancang serta mengembangkan kegiatan pelayanan di KPA GBI lokal bersama dengan Ketua-ketua Komisi yang ada.

Sistem pemilihan Ketua KPA dan juga Ketua-ketua Komisi di KPA GBI lokal pada dasarnya diatur oleh Gembala Jemaat setempat. Pemilihan diharapkan dilaksanakan terbuka jujur dan dibawa dalam rapat Majelis. Sebab itu secara struktural dan operasional Ketua KPA bertanggung jawab kepada Gembala Jemaat. Masa kepemimpinan Ketua KPA adalah sesuai dengan kebutuhan atau kebijakan Gembala Jemaat (dianjurkan 1 sampai dengan 4 tahun) sama dengan periode kepengurusan DPA GBI.