header web dpa.jpg
PENTINGNYA BERTUMBUH DALAM SEBUAH KOMUNITAS PDF Print E-mail
Wednesday, 03 March 2010 14:22


Oleh: Pdm. Togi V. Simanjuntak. S.Sos, MA

Wakil Ketua II PP DPA GBI & Pemimpin Your Ministries


Banyak anak-anak muda hari-hari ini tidak menyadari betapa pentingnya untuk berada dan bertumbuh dalam sebuah komunitas rohani. Bahkan oleh banyak anak muda Kristiani, komunitas yang rohani itu dianggap tidak relevan jika dibandingkan dengan komunitas/geng sepeda motor atau mobil, komunitas/geng sekolah, dsb.

Oleh karena itu bagi kamu-kamu anak muda yang belum memiliki pemahaman yang benar dan jelas tentang komunitas, berikut ini kamu-kamu bisa memahami dan mempelajari tentang alasan 'kenapa  sih seseorang itu perlu untuk berada dan bertumbuh dalam sebuah komunitas rohani' ?

 

Ada beberapa alasan yang menjadikan mengapa sebuah komunitas rohani itu sangat penting bagi orang-orang percaya :

1. Karena menjelang hari Tuhan yang mendekat kita harus semakin giat melakukan pertemuan-pertemuan ibadah.

Dalam Ibrani 10:25 dikatakan bahwa kita tidak boleh menjauhi pertemuan-pertemuan ibadah yang telah dibiasakan atau menjadi kebiasaan bagi orang lain, malah menjelang kedatangan Tuhan kita harus semakin giat melakukan pertemuan-pertemuan ibadah kita.

Selain harus setia untuk senantiasa hadir dalam pertemuan ibadah raya (Kebaktian Minggu) kita juga harus memberi diri serta hati kita untuk senantiasa hadir atau datang dengan setia dalam pertemuan-pertemuan komunitas sel. Dengan itu kita bisa menjadi pelaku Firman.

2. Kita termasuk dalam Keluarga Allah bersama umat percaya lainnya.

Dalam Efesus 2:19 dikatakan "Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota keluarga-keluarga Allah"

Kalau kita membaca Alkitab, kita akan menemukan bahwa Alkitab sering membicarakan tentang orang-orang Kristen sebagai saudara-saudara seiman baik laki-laki maupun perempuan. Saudara seiman karena kita semua memiliki Allah yang sama yaitu Allah Bapa di Surga. Roma 12:5 menegaskan "Demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain."

Kita menjadi kepunyaan bagi setiap saudara seiman!, untuk itu kita harus bersekutu dengan saudara/i yang lain didalam Kristus. Kita tidak dapat berelasi dengan Yesus Kristus tanpa bersekutu dengan umat-Nya yang lain, yaitu dengan saudara seiman kita! dan persekutuan itu bisa dilakukan secara lebih dekat atau lebih nyata melalui kelompok sel.

3. Kita membutuhkan dorongan untuk bertumbuh secara rohani.

Kita membutuhkan dukungan untuk bertumbuh secara rohani. Faktanya adalah bahwa kita tidak dapat bertumbuh sendiri di dalam Tuhan.

Ibrani 10:24 menuliskan "Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik"

Sebagai orang Kristen, kita harus senantiasa berpikir dalam terminologi "apa yang dapat saya katakan dan apa yang saya dapat lakukan untuk mendorong orang lain?"

Pengkhotbah 4:9-10,12 menegaskan akan hal itu “Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka, Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya!…… Dan bilamana seorang dapat dikalahkan, dua orang akan dapat bertahan. Tali tiga lembar tak mudah diputuskan.”

Perlu kita ketahui bahwa dorongan bagi kita untuk bertumbuh secara rohani hanya dapat kita peroleh lewat persekutuan yaitu melalui kelompok sel.

4. Kita harus diubahkan kepada keserupaan dengan Kristus

Firman Tuhan berkata dalam Roma 8:29 “Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya, menjadi yang sulung diantara banyak saudara“

Ketika kita beroleh keselamatan, tujuan Allah bukan hanya sekedar menyelamatkan kita tetapi agar kita memiliki karakter yang sama seperti Kristus. Untuk mengalami perubahan karakter dari manusia lama kepada manusia baru setiap kita pasti akan mengalami berbagai proses yakni melalui masalah-masalah yang kita hadapi.

Amsal 27;17 berkata "Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya"

Kelompok sel adalah tempat dimana kita dapat membentuk kepribadian atau karakter kita sehingga karakter-karakter buruk kita yang lalu dapat berangsur-angsur pulih sehingga kita dapat memiliki karakter seperti Kristus.

Hal itu terjadi ketika kita mau memberi diri kita untuk menjadi pelayan atau hamba dalam melayani saudara seiman lainnya di dalam kelompok sel.

Tak jarang karakter kita mengalami pembentukkan melalui konflik dengan sesama saudara seiman lain di dalam kelompok sel. Ketika kita mengalami konflik itulah maka kita akan tahu siapa kita ini sesungguhnya? Apakah kita tetap ada dalam karakter kita yang lama atau telah memiliki karakter yang baru?

Murid-murid Tuhan Yesus pernah mengalami konflik itu bisa dibuktikan dalam Markus 9:33-35 dimana mereka mempertengkarkan tentang siapa yang terbesar diantara mereka, tetapi konflik itu akhirnya selesai dengan cara-cara rohani dan mereka semakin sehati (Kisah para Rasul 1:12-14)

Sebagai saudara seiman, melalui persekutuan di dalam kelompok sel kita juga harus mendorong satu sama lain sehinga kita tidak terperangkap dengan kesenangan akan dosa yaitu melalui nasehat, doa dan teguran sehingga dosa tidak akan menghalangi pelayanan maupun kehidupan kita.

5. Tuhan Yesus hadir ketika kita bersekutu bersama-sama.

Matius 18:20 menegaskan akan hal itu “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, disitu Aku ada di tengah-tengah mereka."

Kadang-kadang kita berpikir bahwa untuk merasakan kehadiran atau lawatan Allah kita harus datang ke KKR atau kebaktian kesembuhan padahal Alkitab dengan jelas berkata jaminan kehadiran Kristus terjadi ketika kita melakukan persekutuan (dua orang atau lebih tengah berkumpul) dan hal itu sangat bisa terjadi lewat kelompok sel.

6. Terdapat kuasa yang dahsyat ketika setiap orang berdoa secara bersama (Dalam sifat bersekutu).

Dalam Injil Matius 18:19 Tuhan Yesus berkata bahwa ketika kita berdoa secara bersekutu (lebih dari satu orang) maka doa kita akan memiliki dampak yang luar biasa “Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.”

Lewat persekutuan dalam kelompok sel, kita diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk meminta dukungan doa kepada saudara-saudara seiman atas masalah yang tengah terjadi dalam kehidupan kita sehingga kita benar-benar dapat menyaksikan jawaban doa yang nyata.

7. Persekutuan melalui komunitas sel merupakan sebuah saksi untuk dunia

Dalam Yohanes 17:20-21 Tuhan Yesus berdoa "Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau ya Bapa, di dalam aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

Dengan bersekutu atau melalui persekutuan yang kita bangun dengan saudara seiman dalam landasan SALING MENGASIHI satu sama lain maka hal itu akan menghasilkan sebuah kesaksian yang baik untuk orang lain yang belum percaya kepada Kristus. Hal itu ditegaskan dalam Yohanes 13:35 "Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."

Konflik adalah sesuatu hal yang pasti akan selalu ada dalam kelompok sel, tetapi ketika kita menyelesaikan konflik secara rohani melalui dasar kasih yang telah Tuhan berikan bagi kita maka yang terjadi adalah semakin kita mengalami konflik dengan saudara seiman di dalam kelompok sel seharusnya akan semakin solid juga hubungan kita dengan saudara seiman tersebut.

8. Kita memiliki kewajiban kepada orang Kristen lainnya untuk melayani.

Dalam 1 Petrus 4:10 ditulis "Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.”

Saat kita datang kepada Kristus, maka seiring dengan proses pertumbuhan kerohanian kita, Tuhan akan memberkati kita dengan karunia-karunia rohani (Roma 12:6-8;1Korintus 12:8-10). Pada akhirnya tujuan yang Allah inginkan dari pemberian karunia-karunia rohani kepada kita yaitu agar kita dapat melayani orang Kristen atau saudara seiman kita yang lain.

Kelompok sel adalah sarana yang telah Tuhan tetapkan untuk kita dapat secara efektip melayani saudara seiman kita yang lain lewat karunia-karunia yang telah Tuhan berikan bagi kita.

Kiranya alasan-alasan tersebut diatas yang telah kamu baca dapat di cermati dengan baik dan menjadikan kamu-kamu anak mudaNya Allah, mau bergabung dengan sebuah komunitas (Kelompok Sel (KOMSEL), Kelompok Tumbuh Bersama (KTB), Pendalam Alkitab (PA), Family Altar (FA), COmmnunity Of Love (COOL), dsb) dimana kerohanian kamu bisa bertumbuh dengan baik dan kamu sekalian akan lebih mengasihi Allah di masa-masa mudamu.

 
 

 

 

Account Donasi

KCP K.S.Tubun No: 526-0300-549 a.n. DPA BPH GBI
CIMB Niaga Cab Melawai No: 402-01-00368-00-9 a.n. DPA BPH-GBI
CIMB Niaga Cab Melawai No: 402-01-00370-00-6 a.n. DPA BPH-GBI (kas proyek)
Cab Khusus Jakarta No: 0206-01-002754-30-0 a.n. DPA BPH-GBI

Online Info

We have 11 guests online